Kompetisi Karakter Lokal Gairahkan Dunia Animasi Indonesia


Kompetisi Karakter Lokal Gairahkan Dunia Animasi Indonesia


Jakarta : Selain film-film superhero dan drama cinta yang membuat Hollywood menjadi raja perfilman dunia, jangan anggap remeh genre animasi yang kini mencuri perhatian masyarakat. Bahkan, beberapa rumah produksi besar macam Walt Disney's Picture dan DreamWorks Animation, konsisten membuat film animasi karena terbukti mendulang keuntungan.
Lantas, bagaimana dengan nasib film animasi di Indonesia? Terbilang sangat sedikit film-film animasi yang diputar di Indonesia, lantaran belum adanya sambutan hangat bagi para animator. Inilah yang coba dibangkitkan lewat Kompetisi Penciptaan Karakter Lokal Indonesia yang digagas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Pada kompetisi itu, animator dalam negeri juga turut terlibat untuk menjuarai lomba.
"Kegiatan ini dimaksudkan untuk menyerap masukan yang penting dalam rangka upaya pengembangan ekonomi kreatif berbasis konten media animasi. Ini juga cara memberi perlindungan bagi animasi," tutur Kasubdit Pengembangan Film Animasi dan Komik Kemenparekraf, Erman Mardiansyah, seusai pengumuman pemenang kompetisi di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Kompetisi ini dibagi dalam tiga kategori yakni Umum, Mahasiswa dan Pelajar. Setiap juara satu di masing-masing kategori berhak mendapat uang tunai Rp. 30 juta.
Sementara itu, menurut animator senior Bambang Gunawan Santoso yang juga jadi dewan juri, kompetisi ini telah memberi angin segar bagi dunia animasi Indonesia. Hal ini terbukti dengan bagusnya karya-karya yang diikutkan dalam lomba.
"Buat saya pribadi ini sangat menyenangkan, kita dewan juri sempat binggung memilih, pesertanya sangat bagus. Ini merupakan tahap awal dari sesuatu yang besar. Seperti di Korea, mereka bikin karakter dulu, lalu ke animasi. Setelah itu kita bisa bikin film animasi yang bagus," imbuh Gunawan.

7 Animator Indonesia dengan Prestasi Global

Haloha temen-temen.. hah udah lamaa banget gak posting all about anime ya.. nih gan ane posting lagi dah .


Terpesona dengan The Amazing Spiderman, Avatar, aksi robot di Transformerdan baju besi Iron Man, atau mungkin menunggu peluncuran The Hobbit, kisah lanjutan Lord of The Rings? Daftar di atas hanya beberapa dari deretan film yang dihasilkan oleh tangan animator dari: Indonesia!

Siapa saja mereka dan apa karyanya yang mendunia?
1. Christiawan Lie

Biasa dipanggil Chris Lie, lulusan ITB dan peraih beasiswa full bright di Savannah College of Art and Design, Amerika Serika ini menjadi salah satu animator di beberapa film terkenal seperti Transformer 3, GI Joe, danSpiderman 4.
 ideanimasi.com

Selain animator, Chris Lie juga dikenal sebagai komikus hebat. Petualangannya di Amerika dimulai tahun 2005 saat mengikuti kompetisi action figure GI Joe. Karyanya terpilih sehingga dilibatkan dalam pembuatan GI Joe Sigma 6. Sumbangsihnya untuk Indonesia juga bisa dilihat pada komikBaratayuda yang meraih penghargaaan sebagai cerita dan komik anak terbaik di Anugerah Komik Indonesia 2011.

Sekarang ia mendirikan Caravan Studio di Indonesia.


2. Rini Triyani Sugianto

Sejak kecil jadi penggemar komik Tintin hingga berlanjut ketika lulus dari Academy of art University, San Fransisco, ia dipercaya ikut terlibat dalam pembuatan The Adventure of Tintin: Secret of The Unicorn.
komikoo.com


Dia juga mengerjakan film animasi lain seperti The Avenger. Berkat kepiawaiannya, ia ditarik oleh Weta Digital, rumah produksi yang menggarap film Tintin. Perusahaan ini juga yang menggarap animasi film semacam Avatar, King Kong, Lords of The Ring, dan X-Men: First Class. 

Saat ini, Rini sedang fokus dengan animasi pada film yang akan segera dirilis,The Hobbit.


3. Andre Surya

Melalui kecerdasannya mengolah efek film, lulusan DKV Universitas Tarumanegara ini bisa ikut terlibat dalam film Star Trek, Terminator Salvation, Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull, Iron Man 2, hinggaTransformers: Revenge of the Fallen.

 rochmany.blogspot.com


Setelah berkecimpung di kancah global selama 10 tahun, kini ia kembali ke Jakarta mendirikan studio EnspireStudio. Karya teranyarnya The Escape meraih Best short Competition-Award of Merit di Amerika Serikat, serta Best Short Animation pada festival film di Los Angeles.


4. Marsha Chikita Fawzi

Ingat Upin-Ipin? Marsha Chikita Fawzi yang akrab dipanggil Kiki ini punya kiprah di dalamnya. Sebagai putri bungsu pasangan Ikang Fawzi - Marissa Haque, awalnya ingin kuliah seni murni di ITB tetapi ditentang orang tua, sehingga beralih memilih Multimedia University di Malaysia.

 
marissaikang1987.multiply.com



Sekarang Kiki kembali ke Indonesia membuat perusahaan animasi. Ia berharap Indonesia akan punya intelectual property (IP) yang sangat bercita rasa tanah air. Layaknya Upin-Ipin merupakan IP Malaysia karya Las' Copaque Production.


5. Griselda Sastrawinata

akuberbagikisah.wordpress.com

Pindah ke Amerika Serikat saat kelas 2 SMA lalu melanjutkan pendidikan di Art Center College of Design, Pasadena. Ia kemudian diterima bekerja di studio animasi Dreamwork. Karya-karya perusahaan ini bisa dilihat seperti Kungfu Panda, Madagascar, dan Monster Aliens Inc.


6. Wira Winata
 ideanimasi.com

Lulusan Nanyang Polytechnic, Singapore dan Art Centre College of Design yang awalnya menyelesaikan film animasi The Little Red Plane sebagai final project untuk kelulusan di Art Center. Siapa sangka, kini dengan perusahaan yang didirikan, Shadedbox, ia merambah dunia animasi di kancah global.



7. Pamela Halomoan
 ideanimasi.com


Karya Pamela telah dinkmati masyarakat Singapura, Amerika, Inggris, hingga Turki. Ia menciptakan karakter Wolly, babi lucu yang menarik perhatian pengunjung saat dipamerkan di Game Toy Comic Convention di Singapura.


Itulah 7 bukti kehebatan orang Indonesia. Walau mungkin, belum ada dukungan pemerintah yang lebih intens pada kemajuan dunia kreatif (bandingkan dengan pemerintah Malaysia yang selalu mengadakan kompetisi animasi untuk menumbuh-kembangkan industri ini - dikutip dari pernyataan Marsha Chikita Fawzi), nyatanya secara individual atau "basis massa" tetap berjuang demi Indonesia.

Asumsi saya pribadi tekadang berbisik, inilah paradoks di Indonesia. Saat para elit penguasa bertengkar soal kebenaran golongan dan nafsu berkuasa, masyarakat tetap berjalan dengan keyakinan untuk mengibarkan merah putih di pucuk-pucuk tertinggi dunia.

Sumber : Harian Seputar Indonesia

VIZ Media Rilis Bleach Character Book 2: Masked

Pada tanggal 6 Maret 2012 kemarin, VIZ Media, distributor terbesar sekaligus pemegang lisensi untuk anime dan manga di Amerika Utara, akhirnya merilis Character Book untuk salah serial manga dan anime sukses, Bleach.
Bleach Character Book 2 : Masked sendiri berisi informasi menarik yang tidak bisa didapatkan dari manga dan animenya, profil lengkap para karakter dalam manga Bleach ini, serta informasi penting lainnya. Buku dengan judul Masked ini sendiri mengabil alur cerita dari volume 21-37. Di dalamnya juga terdapat gambar eksklusif, poster berwarna, beberapa bonus, dan wawancara khusus dengan sang creator, Kubo Tite.
Berikut kata Alexis Kirsch, sang Editor.
“BLEACH fans will not want to miss the release of this enlightening new edition that contains plenty of interesting story and character background from the hit action series, BLEACH is one of the world’s most popular manga titles, and this new edition is an ideal companion that will give manga readers plenty of inside information and back stories to their favorite characters as well as insights from creator Tite Kubo!”
Edisi baru ini mendapat rating “T”, yaitu diperuntukkan pada remaja dan mempunayi harga $ 14,99 US atau $ 16,99 CAN. Bleach sendiri adalah manga kedua ciptaan Kubo Tite setelah manganya Zombie Powder yang rilis sebanyak empat volume di Majalah Mingguan Shonen. Sampai saat ini, Bleach telah diterjemahkan kedalam berbagai bahasa. Untuk animenya, serial ini mulai tayang pada tahun 2004 di Jepang.
Sejak awal rilisnya pada tahun 2011 di majalah Shounen Jump, Bleach pernah mendapatkan penghargaan Shogakukan Manga Award untuk kategori shonen(boys) di tahun 2005.
Jika ingin mendapatkan scanlation dari Bleach Character Book 2 : Masked yang dirilis oleh VIZ Media, klik disini

Wawancara dengan Kepala Produksi BLEACH Live Action Hollywood

Dimulainya penggarapan adaptasi film live-action BLEACH oleh Hollywood (Warner Bros.), membuat fans BLEACH di berbagai belahan dunia menanggapinya secara bermacam-macam. Ada yang positif, tapi tak sedikit yang menanggapinya dengan negatif. Kegagalan film adaptasi Dragon Ball: Evolution di tahun 2009 membuat sebagian fans khawatir, meskipun sebenarnya produsernya berbeda.
Mencoba menanggapi kekhawatiran fans tersebut, Deb Aoki dari About.com mewawancarai Jason Hoffs, kepala produksi VIZ Productions, cabang dari VIZ Media (penerbit manga di Amerika). Mari simak wawancaranya!

***
Aoki (A): Sebenarnya apa itu VIZ Productions? Maksudnya, apakah tujuan dan cita-cita VIZ Productions yang membedakannya dari VIZ Media?

Jason Hoffs: VIZ Productions dibentuk khusus untuk menggarap proyek-proyek film teatrikal live-action yang merupakan adaptasi dari Jepang. Kami banyak mengadaptasi manga dan anime, namun juga sedang mencoba mengadaptasi novel dan film live-action lain.
Banyak sekali karya asal Jepang yang tak pernah diterbitkan atau hampir tak pernah diketahui di Amerika Serikat. Kami senang menggarap serial terkenal seperti BLEACH, namun kami juga selalu mencari “harta karun tersembunyi” untuk dijadikan (semoga!) film yang hebat.
A: Apakah VIZ Productions juga sedang menggarap film lain selain BLEACH?

Jason Hoffs: Kami sedang menangani beberapa proyek dengan kemajuan perkembangan yang berbeda-beda di studio. All You Need is Kill, adaptasi yang didasari dari novel science-fiction karya Hiroshi Sakurazaka merupakan salah satu yang perkembangannya cukup cepat.
Penulis naskah Robert Ben Garant (Night at the Museum) sedang mengadaptasi manga Tuxedo Gin untuk Walt Disney Pictures.
Kami juga sedang merencanakan berbagai adaptasi lain. Setelah kami tahu ingin mengadaptasi karya yang mana, tahap selanjutnya adalah menentukan siapa penulis naskah atau sutradaranya (atau keduanya), yang merupakan penggemar dari karya tersebut, dan memiliki visi yang sama dengan pengarang aslinya serta dengan tim kami untuk mengadaptasinya dalam bentuk film.
A: Apakah BLEACH merupakan proyek adaptasi Hollywood pertama yang melibatkan VIZ Productions, atau apakah Dragon Ball: Evolution juga proyek dari VIZ Productions?

Jason Hoffs: VIZ Productions sama sekali tidak terlibat dengan film layar lebar Dragon Ball. Proyek film Dragon Ball digarap oleh 20th Century Fox selama beberapa tahun, dan telah diproduksi sebelum VIZ Productions dibentuk.
A: Setiap kali manga Jepang diadaptasi oleh Hollywood, selalu ada kekhawatiran dari fans, bahwa Hollywood akan… banyak mengubah cerita/karakter/premis dari manga aslinya. Apakah anda punya tanggapan akan hal ini?

Jason Hoffs: Setiap pengarang, dan setiap pengemar, punya gambaran bagaimana suatu karya akan diadaptasi ke bentuk yang berbeda dari karya aslinya. Hal ini berlaku tidak hanya bagi pengarang dan penggemar manga. Setiap adaptasi membutuhkan perubahan format dan gaya.
Kalau membicarakan manga, banyak yang harus dipadatkan agar ceritanya sesuai untuk ditampilkan dalam bentuk film. Jadi bahkan dengan kondisi yang paling bagus, ini tetap jadi tantangan besar. Banyak penggemar yang kecewa dengan film-film yang diadaptasi dari anime dan manga belakangan ini. Kami harus belajar dari contoh-contoh itu, dan terus berusaha agar jadi lebih baik.
Kami menjalin hubungan dengan pengarang aslinya, tim penerbitnya di Jepang, dan tim kreatif dari Hollywood agar tercipta satu visi yang sama dalam proses awal pembuatannya. Selalu ada kualitas yang menarik di karya aslinya untuk diadaptasi ke bentuk film, dan tim kami berusaha untuk menjaga kualitas yang menarik ini agar tidak hilang ketika diadaptasi menjadi film.
Cita-cita terbesar kami, dan tentu saja cita-cita terbesar pengarangnya, adalah agar filmnya juga memuaskan para penggemar. Di saat bersamaan, tujuan dari film adaptasi adalah untuk mengenalkan karya aslinya ke segmen penonton yang lebih luas. Selalu menjadi suatu tantangan untuk menjaga agar film adaptasi ini tetap sesuai dengan karya aslinya, dan di saat bersamaan juga mendukung kreativitas dari pembuat film ini.
A: Sudah berapa lama proyek ini berlangsung (sejak dari ide untuk mengadaptasi ke layar lebar hingga akhirnya lisensinya diperoleh Warner Bros.)? Apakah proyek ini dimulai ketika Kubo-sensei datang ke Comic-Con [festival komik, red] di San Diego pada tahun 2008?

Jason Hoffs: Ya, kami pertama kali mendiskuskan hal ini di tahun 2008. Kami mencoba mencari kunci utama (apa yang membuat BLEACH menarik), dan ketika kami sudah puas, kami mulai menyusun tim. Karena BLEACH sangat populer, butuh beberapa waktu agar kontraknya bisa disetujui Warner Bros. Sekarang kami sangat bersemangat untuk segera memulai proyek ini di layar lebar!
Bicara tentang Comic Con di tahun 2008, entusiasme dari kedatangan Kubo-sensei di sana sangat luar biasa. Banyak sekali penggemar yang mengantri berjam-jam untuk bertemu dengannya, dan banyak sekali kostum, zanpakutou, dan aksesoris yang dibuat dengan sangat indah. Hal-hal seperti ini, dedikasi yang sangat tinggi baik dari pengarang maupun penggemarnya, mengingatkan kami betapa pentingnya untuk membuat film BLEACH terbaik yang bisa kami buat.
A: Apakah BLEACH merupakan proyek yang dibawa oleh VIZ Productions ke studio film, atau justru sebaliknya produser yang menghubungi VIZ Productions untuk mendapatkan lisensi? Sempat disebutkan bahwa beberapa orang yang terlibat dengan proyek ini adalah penggemar berat BLEACH.

Jason Hoffs: VIZ Productions menggandeng Masi Oka di awal-awal penggarapan. Masi Oka adalah penggemar berat BLEACH dan otaku sejati.
Sebelumnya, kami banyak berdiskusi dengan Shueisha dan Kubo-sensei tentang penggarap film ini. Masi pernah bekerja dengan Peter Segal dan rekannya Michael Ewing di film Get Smart, dan Masi mengenalkan BLEACH kepada Peter. Penulis naskahnya, Dan Mazeau, sudah diincar oleh yang lainnya [oleh Segal, Ewing, Masi, dkk., red], jadi ketika dia setuju, kami sangat senang. Setelah timnya terbentuk, kami menghubungi Warner Bros.
A: Sekarang setelah Warner Bros. sudah memperoleh lisensi untuk memproduksi BLEACH, selanjutnya bagaimana? Maksud saya, sekarang bagaimana? Saya sadar bahwa banyak sekali langkah yang harus diambil untuk membuat proyek besar seperti ini, tapi apakah ada gambaran kapankah para penggemar bisa menonton film adaptasi BLEACH ini? Saya paham bahwa tidak mungkin memberikan tanggal pasti penayangan film secepat ini, tapi bisakah anda memberitahu kami bagaimana perkembangannya sekarang?

Jason Hoffs: Penulis naskah kami, Dan Mazeau, akan segera menulis naskahnya, dengan masukan dari sutradara dan tim produksi. Kami berharap sudah bisa mendapat skenario awalnya di tahun ini. Tentu saja dalam prosesnya kami juga menghubungi Kubo-sensei dan Shueisha [penerbit BLEACH di Jepang, red].
A: Boleh beritahu tanggapan dari Kubo-sensei atau Shueisha tentang proyek film ini?

Jason Hoffs: Kubo-sensei dan seluruh tim Shueisha sangat peduli dengan BLEACH dan jutaan penggemar beratnya. Kami menanggapi kepercayaan yang mereka sudah berikan pada kami dengan sangat serius, dan kami sangat berharap bisa membuat film yang bisa dibanggakan oleh mereka semua.

BLEACH Live Action akan Berlatar di Jepang

Penulis naskah BLEACH Live Action, Dan Mazeau, menjelaskan bahwa film layar lebar produksi Warner Bros. (Hollywood) ini akan mengambil latar (setting) di Jepang.
Mazeau menyebutkan bahwa proses penggarapan BLEACH Live Action ini adalah “sebuah proses yang panjang”—perencanaannya sudah dimulai sejak Kubo Tite berkunjung ke Amerika di tahun 2008, dan gosipnya mulai beredar di tahun 2010.
“Aku suka BLEACH! BLEACH benar-benar keren,”  ujar Mazeau. “Di awal-awal kami sudah bersepakat dengan pengarangnya, Kubo Tite, serta penerbit BLEACH [Shueisha], dan kami berusaha agar film ini sesuai dengan serial aslinya,” ujarnya lagi.
Mazeau juga menjelaskan pendapatnya mengenai Dragon Ball: Evolution dan apa yang dia inginkan dari film teatrikal BLEACH ini.
“Tidak ada yang mau… yah, katakanlah ada yang menikmati film layar lebar Dragon Ball [Evolution], tapi kurasa film itu adalah cita-cita mulia yang sayangnya tidak berhasil. Itu yang ingin kami hindari. Kami ingin film layar lebar [BLEACH] ini dibuat sesuai dengan manga-nya.
Aku sedang menggarap BLEACH dan rencananya latarnya adalah di Jepang agar sesuai dengan manga aslinya. BLEACH punya cerita yang luar biasa.
Sejauh ini, BLEACH Live Action akan melibatkan Peter Segal (sutradara Get Smart danAnger Management), Dan Mazeau (penulis naskah Wrath of the Titans) dan Masi Oka (pemeran Hiro Nakamura dalam film seri Heroes). Film ini diproduksi oleh Warner Bros. dan VIZ Productions.
Selain menulis naskah untuk BLEACH, Dan Mazeau juga sedang menyiapkan naskah untuk film adaptasi The Flash, tokoh superhero Amerika Serikat, dan Jonny Quest, kartun dari tahun 1960-an. Dari tiga naskah tersebut, Mazeau paling bersemangat dalam mengadaptasi BLEACH

BLEACH Live Action Tayang Tahun 2012?


Tampilan para taichou, versi "BLEACH Rock Musical"
Setelah setahun berselang, tampaknya mulai ada petunjuk tentang garapan adaptasi live action BLEACH.
Sebelumnya, pada Maret 2010, Warner Bros dikabarkan akan mengadaptasi serial BLEACH sebagai live action versi Amerika, dengan sutradara Peter Segal (Get Smart, 50 First Dates, Anger Management), dan produser Michael Ewing. Namun segera setelah kabar itu terungkap, tidak ada kejelasan lagi tentang rencana adaptasi film ini.
Tapi kini setelah lewat setahun…

Data pada IMDB (Internet Movie Database) menunjukkan bahwa BLEACH Live Action dijadwalkan akan tayang pada tahun 2012. Berdasarkan informasi yang bisa diakses dari IMDBPro, BLEACH Live Action direncanakan akan diproduksi oleh Callahan Filmworks, yang dipimpin oleh Peter Segal, dan bekerja sama dengan VIZ Media (distributor BLEACH di Amerika).
Meski demikian, belum ada kepastian pada bulan apakah BLEACH Live Action akan ditayangkan, atau apakah sudah pasti akan tayang tahun 2012. Bila melihat anime klasik Akira, yang sudah direncanakan adaptasinya oleh Warner Bros. sejak jauh-jauh hari, baru akan tayang pada tahun 2013.
Kemungkinan besar, penayangan BLEACH Live Action pada tahun 2012 masih sangat spekulatif–bisa berubah lagi.
***
Sebelumnya, Amerika Serikat sempat membuat adaptasi live action anime populer Dragon Ball, dengan judul Dragon Ball: Evolution (2009). Film ini diproduksi oleh 20th Century Fox. Reaksi para fans sangat keras terhadap live action yang dianggap buruk ini, dan situs kritik film Rotten Tomatoes memberikan rating hanya 15/100.
Karena BLEACH Live Action diproduksi oleh produser yang berbeda dengan Dragon Ball Evolution, semoga saja kualitasnya bisa lebih baik

Kidou Guide

Kidou (demon arts; jurus iblis) adalah sihir yang digunakan oleh Shinigami untuk bermacam keperluan seperti: menyerang, menyegel atau menyembuhkan. Untuk mengeluarkan Kidou, seorang Shinigami diharuskan berkonsentrasi menyalurkan energi rohnya serta melafalkan mantra dan melakukan berbagai segel pelepasan dengan tangannya.
Ada dua jenis kidou:
  1. Bakudou (mantra pengikat): mantra-mantra pertahanan yang bisa menangkis atau menahan lawan.
  2. Hadou (mantra perusak): mantra-mantra penyerang yang melukai lawan.
Bakudou #1: SaiSetiap jenisnya terdapat 99 mantra Kidou yang bernomor urut 1 hingga nomor 99. Nomor dari Kidou tersebut mengindikasikan tingkat kesulitan  dari tiap-tiap mantra Kidou; Kidou bernomor 1 adalah yang paling mudah dilakukan sedangkan Kidou bernomor 99 adalah yang paling sulit.
Shinigami pengguna Kidou yang sudah menjalani beberapa latihan dapat menggunakan Kidou tanpa melafalkan mantra (teknik ini disebut eishou haki) seperti yang dicontohkan oleh Aizen Sousuke saat mengeluarkan Hadou #99, Kurohitsugi. Hanya saja, apabila dilakukan tanpa pelafalan mantra, efek dari kekuatan Kidou akan berkurang. Ada pula teknik inkantansi ganda, yaitu menyampurkan dua mantra Kidou menjadi satu, seperti Hadou #63 yang digunakan oleh Kuchiki Rukia.
Teknik penggunaan Kidou merupakan salah satu dari empat kemampuan dasar yang dimiliki Shinigami dan diajarkan secara sistematis di Akademi Shinigami. Tiga kemampuan lainnya adalah Zanjutsu (teknik menggunakan zanpakutou), Hakuda (teknik bertarung tangan kosong), dan Hohou (teknik gerakan kaki).
 
Bakudou
1. Sai (pengikat) – mengunci kedua lengan target di belakang punggungnya.
4. Hainawa (tali menjalar) – mengikat lengan target dengan energi berbentuk tali.
8. Seki (menolak) – membuat perisai lingkaran yang menangkis serangan.
9. Geki (serang) – mengelilingi target dengan cahaya merah yang berakibat kelumpuhan pada target.
Mantra: "hancurlah, anjing hitam dari Rondanini. Menengadahlah pada jiwamu yang terbakar, dan potonglah lehermu!"
9. Hourin (lingkaran penghancur) – memunculkan lingkaran oranye dari telapak tangan dan meluncur mengikat target. Bila ada target lain yang terikat Hourin di dekatnya, maka ikatannya akan saling menyatu.
21. Sekienton (pelarian asap merah) – menciptakan ledakan dan menghasilkan asap untuk melarikan diri.
26. Kyokko (cahaya berliku) – membuat target tidak kelihatan dengan membiaskan cahaya, mantra ini juga bisa menyembunyikan keberadaan dan reiatsu target.
30. Shitotsu Sansen (sinar rangkap tiga penembus-paruh) – membentuk segitiga emas dengan jari pengguna, lalu tiga sinar cahaya akan ditembakkan untuk mengunci target.
37. Tsuriboshi (bintang penggantung) – membentuk enerji spiritual berupa bintang dan melebar seperti jala pengaman untuk menangkap benda yang terjatuh.
39. Enkosen (perisai busar) – membentuk perisai reiatsu untuk menahan serangan lawan.
58. Kakushitsuijaku (pemanggilan burung gereja pelacak) – melacak dan mengetahui lokasi kekuatan roh yang difokuskan oleh pengguna kidou.
Mantra: "hati di selatan, mata di utara, ujung jari di barat, tumit di timur, berkumpul bersama angin, berpencar bersama hujan."
61. Rikujoukourou (enam jeruji besi cahaya) – mengeluarkan enam cahaya yang menghantam dan mengikat pergerakan target.
62. Hyapporankan (pagar ratusan langkah) – tongkat enerji dilemparkan ke arah target, kemudian tongkat itu akan terpecah menjadi banyak tongkat-tongkat kecil yang mengunci target.
63. Sajo Sabaku (ikatan rantai pengikat) – mengikat target dengan rantai besar yang terbuat dari pasir.
73. Tozanshou (kristal gunung terbalik) – membentuk pelindung berupa piramida-terbalik di sekeliling pengguna.
75. Gochuutekkan (lima pilar besi penahan) – memanggil lima pilar besar untuk menghantam dan mengunci target.
77. Tenteikuura (kereta roda surgawi dari langit sutera) – mengirimkan pesan telepati ke orang-orang yang ada di daerah yang dituju pengguna.
Mantra: "jaring hitam dan putih, 22 jembatan, 66 mahkota dan sabuk, jejak kaki, petir di kejauhan, puncak pegunungan, tanah yang menguap, diselimuti oleh malam, lautan awan-awan, formasi biru, naik menuju lingkaran yang meninggi dan menyerbu menyebrangi surga."
79. Kuyou Shibari (perangkap sembilan cahaya matahari) – menciptakan delapan lubang hitam pemancar energi spiritual di sekeliling target, Lubang hitam kesembilan akan muncul di tengah (di dada) target. Sembilan lubang hitam ini akan mengunci target dan menghisap segala jenis hadou yang diarahkan ke target dengan kecepatan dua kali lipat, sekaligus menggandakan efek serangannya.
81. Danku (kehampaan yang membelah) – menciptakan energi penghalang yang berbentuk tembok persegi, dapat memblokir Hadou #1 hingga #89.
99. Bagian 1: Kin (segel) – mengikat kedua lengan target dengan kain spiritual dan beberapa lempengan besi.
99. Bagian 2: Bankin (segel keseluruhan) – terdiri dari tiga langkah. Langkah pertama: Shiryuu (ikatan terpatah), mengikat target dengan kain spiritual. Langkah kedua: Hyakurensan (seratus kuncian tergabung), menusuk target dengan besi tajam. Langkah terakhir: Bankin Taihou (larangan besar, segel keseluruhan), menjatuhkan bongkahan besi dari atas hingga menimpa target.
Mantra: "nyanyian pertama: Shiryuu; nyanyian kedua: Hyakurensan; nyanyian terakhir: Bankin Taihou."
 
Hadou
1. Sho (dorong) – mendorong target agar menjauh dari pengguna.
4. Byakurai (kilatan putih) – menembakkan petir dari jari pengguna mantra.
11. Tsuzuri Raiedn (kilat pembatas) – arus listrik mengalir dari objek yang pengguna sentuh dan menyambar apapun yang bersentuhan dengan objek itu.
31. Shakkahou (meriam api merah) – menembakkan energi spiritual berupa bola api ke musuh.
Mantra: "oh penguasa, topeng dari daging dan darah, segala ciptaan di semesta, sayap-sayap yang mengepak, engkau yang menyandang nama seorang manusia! Api yang menghanguskan dan kekacauan, kembangkan perubahan dinding selatan lautan."
32. Oukasen (pancaran api kuning) – menembakkan energi spiritual berwarna kuning yang melebar secara horizontal ke arah sasaran.
33. Soukatsui (tubrukan api biru) – menembakkan ledakan energi spiritual biru besar ke arah sasaran.
Mantra: "oh penguasa, topeng dari daging dan darah, segala ciptaan di semesta, sayap-sayap yang mengepak, engkau yang menyandang nama seorang manusia! Kebenaran dan kesederhanaan, menyambar perlahan cakarmu pada dinding yang berpura-pura mengabaikan dosa!"
54. Haien (api penghapusan) – menembakkan api berwarna keungunan yang membakar target secara keseluruhan.
58. Tenran (langit ungu muda) – menembakkan hembusan topan ke arah target.
63. Raikouhou (meriam guntur) – menembakkan energi listrik yang besar untuk menghancurkan target.
Mantra: "tulang dari hewan liar yang merantau, puncak menara, kristal merah tua, piringan besi, ketika sang angin berubah, dan biarkan kekosongan berhenti, biarkanlah dentuman tombak-tombak yang dilepaskan bergema melewati istana."
63. Souren Soukatsui (tubrukan api biru bunga teratai kembar) – menembakkan ledakan reiatsu berwarna biru ke arah target, mirip dengan Soukatsui, namun dengan area yang lebih luas dan lebih kuat. Di anime, Rukia melabeli hadou ini sebagai #73.
88. Hiryugekizokushintenraiho (meriam naga terbang – penyambar surga – pengguncang guntur) – menembakkan halilintar raksasa yang menghasilkan ledakan sangat besar.
90. Kurohitsugi (peti mati hitam) – mengelilingi target dengan energi spiritual berupa balok hitam yang besar, kemudian menusuk-nusuk target dengan ratusan tombak energi, mengakibatkan kerusakan parah pada seluruh bagian tubuh target.
91. Senjuu Kouten Taihou (ribuan-tangan bersinar surga penghancur-menghanguskan) –
menembakkan puluhan tombak spiritual ke arah satu titik fokus untuk
menghasilkan satu ledakan besar.
96. Ittou Kasou (kremasi satu pedang) – membuat pilar api raksasa yang meletus dari tanah, dan menghasilkan ledakan yang menyerupai ujung bilah pedang.
 
Kidou Lain
Kidou-kidou berikut ini adalah kidou yang belum diketahui apakah termasuk Hadou atau Bakudou, atau memang bukan di antara keduanya.
 
00. Hakufuku (rayapan putih) – digunakan Hinamori Momo untuk membuat para penjaga tidak sadarkan diri saat ia di penjara. Dalam anime, Hakufuku dilabeli sebagai bakudou tanpa nomor.
00. Kyoumon (gerbang cermin) – digunakan Hitsugaya Toushirou untuk menyegel kamar Hinamori Momo saat berada di rumah sakit. Menciptakan penghalang seperti kaca, sulit ditembus dari luar namun mudah dihancurkan dari dalam.
12. Fushibi (api penyergap) – digunakan Hinamori Momo bersamaan dengan Tozanshou dan Shakkahou untuk menciptakan ledakan besar. Matsumoto Rangiku menyebutkan ini sebagai Kidou #12, tapi tidak menyebutkan apakah Fushibi merupakan Hadou atau Bakudou.

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme